Posted by: Yudi Yudistira | 26 April 2014

Minum Jamu Si Abah


DSC_0000904Sore itu aku berlari mengejar waktu, karena hampir jam setengah enam, aku takut terlambat shalat maghrib, belum mandi, belum berpakaian dan belum yang lain-lain. Tadi Es Coklatnya alhamdulillah ramai sekali, sampai kewalahan, untung ada mas rehan yang membantu, jadilah aku pulang agak sore, pintaku emang pulang agak sore.
Setiap ada orang yang berlalu melewati outletku, aku baca mantra “Daaaatanglah, daaatanglaaah.. ” Alhamdulillah pada datang, tapi gak beli. Ha ha, akhirnya aku ganti dengan “Beeeliiilah .. beeeliilah”, Alhamdulillah akhirnya pada beli. Tapi eits jangan salah, dibelakang kata “belilah” aku selipkan “Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad”, sebab aku yakin 1 x bershalawat 10 x Allah membalas shalawatku.
Mungkin kalian bertanya apa hubungannya gambar ini dengan cerita diatas ? emang sengaja biar kalian bertanya-tanya. Ceritanya pas aku aku pulang, lari-lari setelah nyimpen gerobak, aku lihat ada laki-laki baya, yang kalau orang sunda bilang sedang “Nundutan” alias ngantuk-ngantuk. Terus aku segera saja menepung si abah, terus bilang “Pak jamunya 1 ya, yang agak pait biar pas kalau saya minum, menyelaraskan dengan wajahku yang manis” ha ha ..
Jadi, kalau kalian lewat sekitar jam 5 sore di perempatan karang malang samping Taman Kulinet UNY, beli jamunya ya, disamping badan menjadi segar, kita juga ikut membantu Si Abah. Alhamdulillah

Yogyakarta, 26 April 2014


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: