Posted by: Yudi Yudistira | 19 April 2013

Jilbab adalah hadiah dari Allah


Assalamu’alaikum, saudaraku yang dirahmati Allah, perempuan adalah anugerah untuk laki-laki yang wajib dijaga dan dilindungi dengan memenuhi hak-haknya dan tidak melecehkan mereka seperti yang bisa kita lihat di televisi, misalnya iklan di televisi meminta bintang iklan berpakaian tidak lengkap, kalau tidak salah hanya ada satu iklan yang menggunakan ikon wanita berjilbab sebagai bintangnya, saya tidak akan menyebutkan apa iklannya.

Kita sebagai imam bagi istri kita memiliki kewajiban untuk menjaganya dan mendidiknya dengan membiasakan dirinya berpakaian sesuai yang disyariatkan islam, misalnya dengan jilbab.

Satu hal yang harus saya bahas bahwa Jilbab dan kerudung itu tidak sama, ngilu rasanya melihat video di youtube tentang tutorial jilbab modis, saya kira apa, ternyata itu adalah video yang memberikan contoh yang tidak benar mengenai jilbab. Masa jilbab ada punuk dibelakangnya, masa jilbab tidak menutupi dadanya, masa jilbab dipadukan dengan pakaian ketat, itukan sangat kontra sekali dengan syariat islam. Perhatikan firman Allah dalam Quran surat Al-Ahzab [33] : 59

[33:59] Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Saudariku, dari ayat di atas seharusnya sebagian dari kalian menyadari kasih sayang Allah melindungi kalian, sampai-sampai Allah menegaskan agar disampaikan oleh Rosulullah Saw kepada umatnya, termasuk istri-istrinya, putri-putrinya dan seluruh wanita mu’minah, dalam rangka menjaga kesucian dan kehormatan mereka. Subhanallah, yang dimintai untuk menutup aurat dengan jilbab yang menutupi seluruh tubuhnya agar tak dinikmati oleh orang yang bukan suaminya, Allah hanya menyuruh kepada wanita yang beriman. Dari sini kalian sudah bisa menjawab bahwa yang merasa tidak beriman kepada Allah tidak usah repot-repot menutupi aurat mereka. Mereka yang merasa muslim, seharusnya ia termotivasi untuk menjaga dirinya dan dalam rangka menyebarkan islam sebagai rahmatan lil ‘alamin.

Berkaitan dengan hal ini, saya ingin sedikit bercerita. Saya pikir ini dialami semua laki-laki yang normal. Dimanapun ia, jika melihat aurat perempuan maka laki-laki yang normal akan resah hatinya, jantungnya tiba-tiba berdetak kencang, nafasnya mulai tersendat dan berengus, hingga syahwatnya terpancing. Berbeda dengan laki-laki yang melihat wanita berjilbab syar’i (menutupi seluruh auratnya), maka akan biasa saja, tidak akan ada pikiran-pikiran kotor tentang wanita tersebut. Sekarang pun sama, melihat wanita setengah telanjang akan terpancing syahwatnya, bedanya saya punya istri, sehingga ada obatnya. Sekarang kalian bayangkan jika yang mengalami hal ini adalah laki-laki yang belum beristri, sedangkan kita sama-sama tahu kalau manusia punya kebutuhan seksual ? kemana ia akan mengobati syahwatnya yang terombang ambing dan terus menggelombang ?. Bagi laki-laki yang beriman ia akan segera beristighfar, banyak membaca Quran atau berpuasa, tapi bagi mereka yang imannya lemah ? maka tidak heran kalau akhir-akhir ini banyak pemerkosaan dan pelecehan seksual, bahkan yang menjadi pelaku bukan hanya dari orang yang tidak berpendidikan ? bahkan di berita ada kepala sekolah yang mencabuli 5 siswinya, ada juga yang beralasan menguji keperawanan, sebab ada syahwat yang memuncak. Dan mungkin si istri juga tidak menyadarinya, sehingga ia terus menolak permintaan suami. Pantaslah jika Rosulullah Saw bersabda jika seorang istri diajak oleh suaminya pada malam hari lalu ia menolaknya, maka para malaikat yang mulia melaknatnya sampai pagi hari, masyaAllah, ya kalau dia masih hidup, coba pada saat tidur ia dicabut nyawanya, sedang ia dalam keadaan terlaknat. Ok pembahasan semacam ini akan kita bahas pada lain waktu.

Kembali pada permasalahan jilbab, saya katakan bahwa jilbab itu adalah anugerah Allah yang sangat mulia bagi kaum hawa. Mereka yang berdebat masalah kewajiban yang sudah pasti ini, kelak mereka akan mengetahuinya, yakni penyesalan karena kesempatan untuk berbuat baik di dunia ia abaikan.

untuk masalah jilbab, saya sarankan anda membaca artikel ini .

Semoga Allah memudahkan kalian semua untuk berhijab, wanita berjilbab laki-laki semakin taat, insyaAllah, sebab wanita adalah tiang negara, baik wanitanya, baik laki-lakinya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: