Posted by: Yudi Yudistira | 22 August 2011

Bukan hafizh, tapi anakku harus


bukan hafizh, tapi anak kita harus

bukan hafizh, tapi anak kita harus

Salah satu kekurangan yang saya rasakan adalah terlalu banyak membuang waktu, sedari kecil saya lebih banyak bermain, sehingga tidak banyak waktu untuk belajar. terakhir sadar bahwa belajar itu penting tatkala saya mengenal seseorang yang membuat saya iri padanya, ilmu dan pemahamannya mengantarkan ia kepada kemulian, dari sanalah saya sadar bahwa orang-orang ilmu itu benar-benar Allah tinggikan derajatnya, itupun pada waktu kelas 3 MAN yang sebentar lagi mau lulus.

saya pernah diajak oleh teman saya untuk mondok, tapi sayang hanya tiga bulan. adapun ilmu yang saya dapatkan adalah belajar pada setiap kejadian alam, yang sesungguhnya kejadian itu adalah pelajaran bagi mereka yang mau memikirkan. saya pernah belajar nahu sharaf, kita safinah, hafalan, kaligrafi, qiroah dan masih banyak lagi.. tapi jujur hanya setitik debu yang bisa saya dapatkan.

sekarang saya menyesal, kenapa sejak kecil saya tidak berpikir untuk menghafalkan Quran, padahal pada waktu itu otak saya masih sangat brilian, bahkan pada waktu itu saya bisa menghafal surat Ad-dhuha hanya dalam 3 menit saja, masyaAllah.. sampai-sampai guru saya kaget mendengarnya. tapi karena sudah berbangga hati, saya menjadi malas dan tidak ada lagi yang mengajak saya hafalan.

sekarang saya mencoba untuk menghafal Quran, cukup sulit. hambatannya karena banyak urusan yang saya pikirkan. masalah kuliah lah, masalah kerja lah, masalah yang lain. apa lagi di jogja, banyak godaan matanya, setiap kali naik sepeda, mesti ada yang nungging pake kolor, perempuan lagi.. naudzubillah. saya sampai membenci mereka, karena pada saat itu saya harus memilih diantara dua pilihan, lihat gak yah ?.. lihat.. enggak… lihat … enggak… kalau lihat dosa, kalau enggak ? … namun saya malu kepada Allah, jika hanya karena pandangan seperti itu, iman bisa terjual, padahal iman itu tidak bisa dibeli dengan apapun, sekalipun nyawa, masih terlalu murah untuk membeli iman. akhirnya saya menundukan pandangan dan beristighfar seraya berdoa, semoga kelak yang mendampingi hidup saya adalah orang yang terjaga kehormatannya, amin ya Allah.

Akhirnya saya bertekad terus belajar dan menghafal, sekalipun tidak bisa karena mentok. maka saya harus berjanji pada diri sendiri, jika saya tidak bisa menjadi ulama, maka anak-anak saya harus menjadi ulama. Jika saya tidak bisa menjadi hafizh, maka anak-anak saya harus jadi hafizh. jika saya keburu mati tanpa tahu makna jihad, maka anak-anak saya harus tahu makna jihad dan menjadi mujahid. Karena dari itulah, anak-anak macam khalid bin walid, mus’ab, abdurrahman bin auf, anas bin malik, bilal bin rabbah dan banyak lagi pejuang-pejuang islam, hanya lahir dari rahim perempuan yang mulia, yang mencintai Allah dan RosulNya, yang mencintai Quran dan mengajarkannya.

maka beruntunglah kalian perempuan yang sampai saat ini menjaga auratmu, kehormatanmu, engkau bungkus hatimu dengan Quran dan akhlakmu dengan sunnah. Dan juga kalian para lelaki, bagi kalian yang menjaga mata dan hati, ada bidadari yang cantik jelita, sebagai balasan yang setimpal, serta bagimu ada pendamping hidup yang shalih.

akhirnya kita berdoa semoga Allah menjaga kita dan keturunan kita dari sifat jahiliyah dan menjadikan sebagai hamba yang memperjuangkan islam dan keislaman. wallahu a’lam ..

syukron sudah mau baca, semoga bermanfaat


Responses

  1. bagus artikelnya bro dan aku suka dan salam kenal dari mico dan juga mau film gratis disini juga ada silakan kunjungi ok makasi

    • Semoga bermanfaat kawan, iya salam kenal juga


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: