Posted by: Yudi Yudistira | 15 August 2011

Mimpiku kali ini adalah jawaban


Keluarga Sakinah

Keluarga Sakinah

Alhamdulillah, saya termasuk orang yang cukup kritis terhadap sesuatu, Segala sesuatu yang saya dengar dan saya lihat mesti saya pikirkan terlebih dahulu manfaat buat saya dan buat umat, mangkanya terkadang saya sering terlihat seperti orang bingung, padahal tidak, itu adalah proses pembukaan memori otak yang menyimpan banyak file yang sudah tersusun rapi dan terkategori, hanya saja saya membutuhkan waktu untuk mencari dan membukanya.termasuk sebuah dalil bahwa menikah itu lebih menjaga pandangan dan kemaluan / kehormatan. Kalimat seperti inilah yang belum saya temukan kebenarannya, namun sungguh tidak ada setitik debu pun saya ragu terhadap ayat Quran yang seniscayanya ia turun dari Allah.

 

Kenapa demikian, bagi saya yang lajang, hal itu sangat wajar, karena saya belum pernah mengalami rasanya menikah. Namun kita sebagai seorang muslim, wajib bagi kita untuk mencari tahu ilmunya kenapa Allah mengatakan hal itu kepada hambaNya. Kenapa Dia tidak mengatakan “di dalam berduaan / pacaran ada kenikmatan yang hakiki dan dapat menentramkan bathinmu ?” jawabannya karena memang pacaran itu datangnya dari Syetan sedang Menikah itu datangnya dari Allah. Allah lah sumber ketenangan bagi orang mukmin, yakni orang yang menang dalam peperangan antara dirinya sendiri, antara nafsu melawan iman.

 

Kemarin, sungguh saya bermimpi menikah dengan seseorang yang tidak bisa saya ceritakan, tapi ia adalah anugrah terbesar bagi seorang laki-laki jika ia menjadi pendamping hidupnya. sikap zuhudnya kepada Allah dan cinta kepada suaminya demi menjaga kehormatannya dan keluarganya menjadi sesuatu yang tampak di dalam akhlaknya yang mulia.

 

saya bermimpi, dia duduk disamping saya, dia berkata, dan perkataannya membuat saya membaca ayat “Arrahman, ‘allamalQuran, Khalaqol insan, …. fabiayyi ‘alaai robbikuma tukadziban .. ” dia tersenyum dan senyumnya persis yang dikatakan Rosulullah .. Wanita shalihah itu, jika dia senyum, maka senyumnya menentramkan dan menyenangkan hatimu.. kayaknya saya senyam-senyum sendiri pada waktu itu, hingga saya bangun dengan terperanjat..

 

Setelah bangun, seolah nyata.. saya mengucapkan hamdallah…

Ya Rabb, kini Engkau tunjukan kepadaku, arti sakinah itu.. dan mawaddah warrahmah .. bagaimana seorang suami mencintai istrinya dan istri mencintai suaminya karenaMu.. maka pantaslah jika orang-orang semacam itu adalah orang-orang yang Engkau berkahi harta dan keturunannya..

 

Semoga kita termasuk dalam golongan tersebut


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: