Posted by: Yudi Yudistira | 17 January 2011

Tugas Mahasiswa


Berlomba-lombalah dalam berbuat baik

Berlomba-lombalah dalam berbuat baik

Sebuah pernyataan bahwa Mahasiswa sangat dinantikan oleh negara, itu adalah benar. Bagaimana tidak? Mereka adalah sekian dari orang yang sangat beruntung. Dikala Banyak orang yang menginginkan Belajar di sebuah Universitas, mereka terpotong hanya gara-gara ekonomi misalnya. Atau banyak hal lagi. Namun sungguh saya sangat beruntung telah menjadi bagian dari mereka yang bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Sekarang saya belajar di Universitas Negeri Yogyakarta, yang menurut orang-orang di kampung saya itu adalah sangat beruntung. Karena tidak semua orang di kampungku bisa kuliah, apalagi di sekolah negeri.

 

Namun tahukan anda, semakin banyak orang yang mengagumimu, maka semakin berat pula tanggung jawab di pundakmu. Karena besar harapan mereka harus kita penuhi. Sekalipun mereka tidak mengatakan harapan mereka kepada kita, namun yakinlah setidaknya mereka berharap bahwa kedatangan kita suatu hari nanti setelah usai Kuliah adalah meneruskan perjuangan mereka, tentunya ke arah yang lebih maju.

Terutama orang tua kita, yang tak henti-hentinya mendorong kita untuk terus berprestasi, mereka selalu berharap dan berdo’a agar kita menjadi lebih baik dari mereka. Sehingga menaikan harkat dan martabat mereka.

Kemudian bukan hanya itu, Mahasiswa juga dituntut untuk bersikap kritis terhadap semua keadaan di lingkungannya, bukan hanya kritis terhadap sesuatu yang buruk namun juga kritis terhadap sesuatu yang baik. ketika melihat ada kejanggan di masyarakat, maka seharusnya mahasiswa langsung menjadi penegak dan menjadi solusi dari ketidakbenaran tersebut, yang harapannya adalah terus membaik generasi masyarakat sekarang.

Demo boleh, sebagai aspirasi rakyat, atau menjadi kaca dari fenomena yang terjadi di masyarakat pada umumnya. Namun mahasiswa juga harus ingat, hanya pecundang saja yang hanya bisa merusak. Kita sebagai Mahasiswa harus bisa membuktikan, bukan kerusuhan yang akan kita perbuat, namun perbaikan.

Belajar menjadi guru, bukan berarti kita harus memahami kurrikulum, tapi lebih dari itu. Karena fungsi guru bukan hanya mengajari anak-anaknya membaca, menulis atau lainnya, tapi mengajari pula mereka akhlak yang baik. dan itu adalah tugas mahasiswa selanjutnya. Pada prinsipnya mahasiswa adalah guru, minimal guru bagi dirinya sendiri. jadi berakhlak baik, belajar giat, terus semangat, tebarkan harapan optimis kepada bangsa ini, bahwa urusan di tangan kita, bisa dipercaya dan bisa menjadi lebih baik.


Responses

  1. heem yooo….
    great !


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: