Posted by: Yudi Yudistira | 10 January 2011

Bersyukurlah, Maka Nikmat akan Bertambah


Bersyukurlah terus menerus dan terus meneruslah bersyukur

Bersyukurlah terus menerus dan terus meneruslah bersyukur

 Allah Berfirman dalam Q.S. Ibrahim : 7

wa-idz ta-adzdzana rabbukum la-in syakartum la-aziidannakum wala-in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiidun
[14:7] Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (IBRAHIM ayat 7)
Dari ayat di atas, Allah meminta kita agar mensyukuri semua nikmatNya, dan dilarang untuk kufur terhadap nikmatnya. Tentu dengan segala kenikmatanNya Allah berikan kepada orang yang pandai bersyukur.
Syukur, tidak hanya cukup dengan lisan saja, misalnya ketika mendapatkan nikmat berupa uang, ia mengucapkan Alhamdulillah, tapi ternyata uang itu digunakan untuk berjudi, maka itu jelas bukan dinamakan bersyukur.
Bersyukur, pada hakikatnya adalah menggunakan fasilitas yang Allah berikan kepada kita untuk beribadah kepadaNya, baik ibadah Mahdhah (langsung) maupun Ghairu mahdhah (tidak langsung).
Dalam artian syukur ini menjadi kewajiban bagi mereka yang ingin selamat dari nikmat yang Allah titipkan kepada kita, jangan sampai kita memiliki nasib yang sama dengan Qorun, memiliki harta yang banyak, namun karena ia tidak bersyukur Allah tenggelamkan bersama hartanya di bumi. Kemudian juga Sa’labah, yang karena ia kufur nikmat, akhirnya Allah cabut kembali hartanya.
MasyaAllah…
Allah tidak pernah meminta kita agar mengganti kenikmatan yang pernah Dia berikan, tapi kita hanya dituntut untuk bersyukur. Karena jika kita disuruh untuk mengembalikan kenikmatanNya, maka demi Allah, kita tidak akan sanggup.
Lalu bagaimana syukur itu dapat diwujudkan?
Jika kita merasa senang dengan Mata ini, maka aplikasi syukur adalah menggunakan mata ini untuk melihat hal-hal yang halal untuk kita lihat.
Jika kita merasa senang dengan Telinga ini, maka wujud syukurnya adalah menggunakan telinga untuk mendengar hal-hal yang baik.
Jika kita merasa senang Allah titipkan harta kepada kita, maka wujud syukurnya adalah bersedekah, menyantuni anak yatim, zakat dan sebagainya.
Jika kita merasa senang karena dianugrahi Istri dan anak yang shalih, maka wujud syukur kita adalah terus mengarahkan mereka ke jalan Allah.
Jika kita memiliki ilmu, maka wujud syukurnya adalah mengamalkan ilmu itu untuk diri sendiri dan orang lain.
Masih banyak lagi…
pada intinya, bersyukurlah selalu dan selalu bersyukur, maka insyaAllah hati kita akan menjadi tenang. Jangan mengeluh dengan apa yang Allah berikan,karena yakinlah Allah sedang memberikan yang terbaik untuk kita.
Barokallahu lakum…
Amin
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: